Ketika gembala gereja kami pindah ke runggun lain.

Ketika gembala gereja kami pindah ke gereja lain…
Aku merasa kecewa euy. Tumben.. jelas2 aku gak pernah terlalu peduli mau pendeta sapa aja, ya pasti Tuhan yang berbicara lewat dia …gak masalah sapa orangnya.

Tapi kenapa saat pendeta kami ini pindah, aku gak bisa merasa cuek.
Aku merasa kehilangan. Dia tahu pergumulanku mengenai usaha, jodoh dll. Saat pindah ke pancur batu untuk merintis usahaku yang saat ini kujalankan, ia yang membantu dalam doa. Dan sampai saat ini aku masih membutuhkan bantuan doa dari pendetaku.

Toko ku saat ini sudah berjalan dengan baik. Aku merasa bersyukur dan berterima kasih atas pelayanan doa nya. Ketika aku mendapat rejeki , aku teringat akan pelayanannya dan merasa berterima kasih di hati ini. Aku merasa Tuhan yang membuatku teringat padanya. Meski dengan tegar dan mantap kujalankan usahaku ini, kadang masih takut juga mengenai kedepannya. Berada dalam situasi dimana pendeta mengenal dan mengetahui pergumulan ku ini, membuat ku tenang dan bisa terbantu mengatasi ketakutan itu. Tapi bagaimana dengan kedepannya kalau begini jadinya.

Hari minggu barusan ini, saat bersalaman di pintu keluar, aku menyalaminya. Dan kusempatkan menyapanya, dan bilang
‘wah pindah ya kak’.
‘Iya neh…. Padahal belum sempat dapatkan jodoh buatmu ya… 🙂  ‘ balasnya.

Aku gak tahu apakah pantas aku merasa sedikit kecewa. Dan kalaupun boleh kecewa, ke sapa kecewanya? Apakah pada pendeta itu atau pada Tuhan? Atau kepada Klasis atau apalah yang berwenang memindahkannya?

Bukankah saat gembala sidang melayani di suatu tempat, ia terikat juga dengan janji melayani pergumulan jemaatnya.  Nah…saat dia pindah bagaimana dengan pergumulan jemaat yang ditinggalkannya.
Kan tentunya orang baru tidak tau pergumulan satu persatu jemaatnya.

Apakah tongkat komando atau estafet bisa dijalankan; akankah serah terima tugas dan kondisi terlaksana dengan sempurna; sehingga pergumulan jemaat tidak mengalami gangguan sama sekali. Wah saya yakin gak mungkin itu. Ini bukan militer yang sistem komandonya bagus.

Tapi aku mau bentuk mentalku saat ini bahwa , besar kemungkinan perasaanku ini yang salah. Apa lagi ini baru pengalaman pertama aku benar2 membutuhkan dukungan doa dari pendeta gereja dimana aku berada di dalamnya, dan merasa kehilangan. Bisa jadi pemikiranku yang tidak tepat saat ini.
Karena apapun itu, pasti Bapa disorga melihat kepindahan ini, dan berkehendak. Pasti jelas akan lebih baik dan lebih maksimal ia melayani di tempat barunya itu nanti. Sangat komplek pasti pertimbangannya, dan akalku yang kecil ini pasti tidak bisa menyelaminya bahkan untuk sekedar menebak nebak.

Bisa apa otakku ini memikirkan mengenai estafet atau serah terima pelayanan yang tentunya bersifat spiritual dan melibatkan malaikat dan perkenanan Tuhan.
Sudah pasti kepindahan ini jauh menjadi berkat buat ia dan keluarganya, pelayanannya, kesehatannnya, dan jemaat di tempat barunya.

Kupikir peranku tinggal berdoa juga agar kepindahan ini menjadi berkat buat ku, dan jemaat gereja kami . Semoga pendeta baru bisa kenal, cocok, dan menggembala kami dengan mantap.
Doaku  semoga kam, kak pendeta, bisa to the next level dalam pelayanan, kesehatan, berkat, hikmat, dan pendidikan di tempat tugas yang baru nanti.
Oya, meski tak sempat terucap, mohon maaf kak kalau aku ada salah sikap atau omongan selama ini. (pasti ada neh).

GBU.

Ketika gembala gereja kami pindah ke runggun lain ; by Dody Yordan

Advertisements

About Dody "doydan" Yordan

Learn to write. recently my hobby is photography. Try to start a business
This entry was posted in Rohani and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Ketika gembala gereja kami pindah ke runggun lain.

  1. sari says:

    yg sabar ya mas…. siapapun penggantinya pasti bisa memberikan pelayanan yg terbaik buatmu… ttp semangat!!! wah moso sih mas blm ada jodoh.. ga percoyo aq…!! 😉

    • Dody "doydan" Yordan says:

      Iya semangat.
      Belum jeng.soal jodoh, kaya’nya aku sering gagal neh. Baru mulai mencari lagi jeng.
      🙂 bantu doa ya.
      Thanks visitnya di post yang ini.

░░░░Buku tamu, komen, pendapat, masukan, silahkan isi di bawah ya : ░░░░

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s