Ha.!!!! Merokok itu tidak dosa ?!!!! Ngawur apa ya..

Minggu pagi sepulang dari gereja, rasa gregetan sidikit membara di hati. Penyebabnya bukan karena kotbah pendeta yang terlalu lama, atau doa syafat yang terlalu banyak dan lama sehingga mengurangi waktu bebasku untuk maen game atau melakukan hobi, ataupun bersantai santai.

Namun ada hubungannya dengan apa yang dibahas oleh sang pengkotbah, tentang merokok.

Saya anti sama namanya rokok. Bagiku bodoh kalau itu tidak bisa lepas dari rokok. Sudah jelas dari segi medis, merokok itu MUTLAK merugikan kesehatan. Namun memang sih.. kalau bicara skala rohani saya memahami rokok itu masih diperdebatkan apakah masuk dosa atau tidak. Saya sih menyesuaikan saja dengan level rohaniku yang tidak tinggi-tinggi banget, saya ambil tengah: mengingat pandangan medis tadi, maka merokok tidak berguna dan jelas merugikan kesehatan; dan Paulus meminta kita meninggalkan apa yang buruk dan tidak berguna, tetapi lakukanlah apa yang baik, yang kudus dan yang bermanfaat. so… I say no to smoke.
Mengenai ada yang merokok saya maklum, kita semua memiliki kekurangan dan masing-masing memiliki hobi atau ‘candu’ nya masing2. Seprti saya masih ‘candu’ nge-game. Mungkin mereka yang belum lepas dari rokok, ya itulah ‘candu’ mereka.

Kembali ke apa yang ada di minggu pagi itu…
Setelah panjang lebar menjelaskan kotbahnya, yang saya rasa cukup baik, beliau memberikan satu kata kesimpulan :
MEROKOK ITU TIDAK DOSA.

Itulah yang membuat saya gregetan. Sampai pulang dan duduk di rumah pun masih , dongkol juga.
Terlintas di kepala koq bisa beliau mengatakan hal itu dengan jelas. Saya bukan bermaksud sok dengan merasa benar, bukan itu. Karena saya tahu diri, memang jelas beliau pengalaman rohaninya di atas saya.
Namun toh saya pikir , tentang rokok ini kan masih diperdebatkan apakah dosa atau tidak. Koq sudah seolah 0lah curi start mengajarkan dengan melontarkan kata :merokok itu tidak dosa.

Sebenarnya yang saya sulit menerimanya adalah kepada siapa beliau mengatakan nya (merokok tidak dosa). Gereja tempat saya kebaktian ini, adalah gereja suku yang terletak di kota kecil, bahkan masih kampung lah kalau saya bilang. Jemaat nya jelas mayoritas pendidikannya bukan sarjana, dan intelektualitas rohaninya masih ‘tidak tinggi’. Apa jadinya kalau mereka yang keadaannya seperti itu dicecoki dengan pengajaran MEROKOK ITU TIDAK DOSA. Makin terjerumus lah mereka ke dalam rokok. Belum lagi ada remaja, atau anak-anak yang mendengar itu. Tentu mereka merasa mendapat pembelaan untuk tetap stay in track : smoking, yang sayangnya track mereka adalah it is the wrong track.

Apa beliau tidak bisa melihat kondisi jemaat di sini, saya saja belum ada setahun di sini bisa   koq melihat bahwa jemaat di sini belum bisa berpikir kritis untuk menghadapi dilema mengenai problema merokok ini.

Minggu pagi itu sebenarnya sudah berlalu beberapa bulan..namun gregetannya masih melintas di kepalaku malam ini, sampai aku tuang di blog ini.

Kata itu sudah terucap…., perkataan seperti angin, sekali lewat sudah sulit untuk menjaringnya. Sayang sekali menurut saya… pantes saja lah  cukai rokok masih menjadi salah satu pendapatan terbesar pemerintah daerah dan pusat. Semoga masih ada filter ataupun hal supranatural yang bisa menjaring atau membentengi kata itu dari orang-orang yang belum bisa berpikir kritis.

Seandainya kata itu bisa diperhalus…. tentunya mereka tidak mendengar MEROKOK ITU TIDAK DOSA. namun menjadi kata yang lebih halus…..

Atau…
Seandainya kata itu diucapkan kepada orang-orang yang siap untuk mendengar dan menimbangnya sesuai pendidikan dan intelektualitas rohaninya ; berpikir kritis.

Akhir dari penuangan pemikiran saya, yang dari awal maksudnya bukan menjudge tapi pengharapan, berujung dengan merubah judul post lebih tepatnya menjadi: MEROKOK TIDAK DOSA; bagaimana dengan bijak menyampaikannya kepada jemaat yang tepat. 

May God touch people with cigarette in their finger.

Ha..!!! Merokok itu tidak dosa…..pa ya… ; by Dody Yordan

Advertisements

About Dody "doydan" Yordan

Learn to write. recently my hobby is photography. Try to start a business
This entry was posted in Rohani and tagged , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Ha.!!!! Merokok itu tidak dosa ?!!!! Ngawur apa ya..

  1. sari says:

    i agree with you mas.. Merokok sangat2 merugikan.. diri sendiri dan juga orang lain di sekitarnya..
    Puji Tuhan, suami q skr uda mau brenti merokok.. hehehe..

    • Dody "doydan" Yordan says:

      Thanks Sar.
      Bagus lah suaminya sudah mau berhenti. Yang susah bagaimana support tetap berhenti. So…tetap waspadalah waspadalah… asap rokok seperti harimau yang berjalan berputar putar disekeliling mu siap untuk menggulungmu kembali 🙂

  2. Itulah doktrin yg berkembang di gereja suku, mrk jg tdk masalah seseorang yg perokok diangkat jd penatua,, pdhl jelas2 merokok itu dosa,,,,
    Aku benci dgn rokok, krn rokok sukses membawa bapakku tercinta kpd penderitaan dn berujung kematian.

    • Dody "doydan" Yordan says:

      Ya Din, mungkin ya itu tadi terbentur oleh tingkat IQ dan SQ.

      Memang kuat sekali jeratan nikmat asap rokok.
      Semoga keluarga sdri Dina bisa semakin jauh dari rokok. Sebisa mungkin beri nasihat kpd saudara atau orang terdekat agar berhenti/menjauhi rokok.
      Oya terima kasih visit dan komennya di blog saya, mba.

  3. hendi jelove says:

    sy setuju bahwa merokok itu dosa. hanya sekarang pergumulan sy,bagaimana saya bisa menyampaikan hal tersebut di greja sy,,,,,,sy hanya pemuda yang tidak terlalu berpengaruh

    • Dody "doydan" Yordan says:

      Thanks pendapatnya,mas. Sama, saya juga (cenderung) berpendapat merokok itu dosa.
      Setiap orang punya peran fungsi masing2 mas. Coba renungi aja dan berdoa untuk cari tahu bagaimana cara yang tepat untuk menyuarakan pendapat anda. Jangan memaksakan diri dan berkayal tinggi 🙂 ntar berantem ama dewan gereja setempat anda 🙂
      Contoh : Kalau saya, peran saya sudah jelas : saya hanya bisa kasi contoh melalui hidup sehari2 ku yang SECARA JELAS tidak merokok, dan saya tuangkan pemikirian saya di blog.

  4. soni says:

    truss gmana ya orang yang kerja diperusahaan rokok dan pemerintah mengsahkan rokok untuk beredar berdosa ngk…???

    • Dody "doydan" Yordan says:

      Pertanyaan itu jelas tidak bisa dijawab secara singkat. lebih tepat kalau di perdebatkan bicara secara lisan.
      Namun…pendapat saya adalah Pemerintah adalah wakil dari Tuhan yang telah ditunjuk olehNya juga(ada campur tangan Tuhan) untuk mengatur negeri ybs. Jadi kalau pemerintah sudah mengesahkan, ya berarti itu sesuatu hal yang sah2 saja buat orang untuk bekerja disana. Yang lebih tepat dan mendesak untuk dipertanyakan adalah semestinya : apakah pekerja dsana ikut merokok atau tidak?
      Tapi orang2 yng bekerja di perush rokok, bukan urusan dan wewenang saya deh untuk menghakimi.Apalah saya ini koq sok menjudge. Tapi kalau seandainya anda yang bekerja di perusahaan rokok, saran saya kalau boleh : motif bekerja anda musti benar dulu, mencari pekerjaan untuk menafkahi diri dan keluarga. Dan semestinya anda tidak ikut merokok. Yang terpenting JIKALAU ANDA MASIH DIBERI OTAK DAN TUBUH SEHAT OLEH TUHAN, DAN JUGA PADA SAAT INI HATI/NURANI ANDA TERBENTUR MENGENAI POLEMIK DOSA/TIDAKNYA MEROKOK, maka SUDAH SEMESTINYA DAN SEHARUSNYA LAH ANDA MELUANGKAN WAKTU KHUSUS UNTUK BERUSAHA MENCARI PEKERJAAN LAIN LEBIH BAIK DAN TIDAK KONTROVERSIAL.
      Itu pendapat saya.
      Bagaimana dengan pendapat anda?
      Terima kasih sudah ikut sharing dengan bertanya.

░░░░Buku tamu, komen, pendapat, masukan, silahkan isi di bawah ya : ░░░░

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s