Mengapa sekarang membongkar kenikmatan besar di balik porsi ‘Mie’ Hambalang

mie hambalang

Duh… getol kali sih si Rizal Malarangeng koar-koar mengutarakan niatnya membongkar skandal kasus Hambalang.

Saya singkat aja, lu kemana selama ini Zal….selama KPK sibuk membongkar-bongkar ini kasus.  koq kamu diem.
Sekarang aja, dah keburu terseret nama keluarga  Malaranggeng, baru lu kaya cacing kepanasan. Bak seorang hero membela Andi Malaranggeng
Wajar aja lah kalau ane menganggap lu munafik. Palingan lu menjadi seorang hero, Robin Hood. Pahlawan munafik.

Sapa sih yang gak mau ‘Mie’ Hambalang.

Membongkar Kenikmatan Besar di Balik Porsi ‘Mie’ Hambalang by Dody Yordan

Posted in RAGAM | Tagged , , , , , , | 2 Comments

Tanda-tanda awal ‘kiamat’

2012

Menurut hasil penelitian Departemen Penerangan dan Perenungan yang saya dirikan, tanda-tanda awal ‘kiamat’ adalah:

1. Blackberry berhasil menduduki tangga no 1 sebagai ponsel teratas paling banyak terjual.  Menggusur nokia dan samsung. ‘Sesuatu yang jelas gak mungkin banget’, itu dibenak pikiran Steve Jobs sebelum mendiang ‘berangkat’ duluan ke atas sono.
2. Kecepatan rata2 mengendarai mobil dalam kota di jakarta bisa mencapai 50kpj. alias bebas macet.
(kasian warga jakarta, begitu kotanya dah gak macet, ya percuma wong dah ‘kiamat’)
3. Jumlah orang jahudi lebih banyak daripada jumlah gabungan rakyat RRC + India.
Kalau itu tercapai, wah gawat2. Ya bener, lebih baik ‘kiamat’.
4. Matahari terbit dari barat. Akan timbul kekacauan dan kepanikan di dinas pariwisata seluruh negara di dunia, karena harus sibuk untuk segera memindahkan/ganti posisi spot2 pariwisata ‘tempat terindah menikmati sunrise dan sunset’.
5. Jumlah orang ateis menduduki peringkat nomor satu di dunia. Saat ini klasemen sementara no 1. diduduki kristen 2. islam dan ke 3. ateis. (berdasarkan hasil sensus yg terpercaya). Masih banyak pergeseran posisi yang bisa terjadi menjelang paruh musim.

Jadi berdasar tanda-tanda di atas, semestinya kiamat masih lama. Sama seperti prediksi orang NASA, berdasar astronomi (kalau mau lihat posisi aman bumi dari tabrakan benda planet) bumi masih aman sampai milyaran tahun. Kalau berdasar perenungan saya ya jelas masih lama, sampai iman kita masih terus percaya pada Tuhan Semesta Alam, kita akan ‘aman’.

Tanda-tanda awal ‘kiamat’ by Dody Yordan

Posted in RAGAM | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Kado Tahun Baru buat pengunjung blog doydan

kadotaonbaruHi guys,

dalam momen menyambut tahun baru 2013, saya berbagi hadiah kecil.
‘FREE SMS TAHUN BARU’
ceritanya :
Saya akan kirim kan sms ucapan tahun baru ke satu nomor HP yang kalian sampaikan. Bisa nomor teman atau saudaramu.
SMS akan seperti ini nantinya:

‘HAPPY NEW YEAR.
Semoga tambah sukses‘

dia yg pduli dg mu,minta aku unt kirim pesan diatas.
nama: mrX ,no hp sekiansekian

Rule begini :

1. Hadiah ini hanya untuk kalian yang pernah mengunjungi blog, buktinya dengan pernah menyampaikan komen di salah satu post saya (selain post Kado Tahun Baru ini lho ya tentunya). Akan ada kesamaan nama antara komenter di post sebelumnya dengan nama komenter di post ini.
2.Bagi yang sudah memenuhi syarat/rule no 1, : mengisi komen di bawah ini ( post ini )
– nomor tujuan ( hanya operator Simpati/AS/Halo/Flexi _ maklum ya keterbatasan pulsa)  hehehe
– nomor mu sendiri ( supaya pemilik nomor tujuan bisa membalas langsung ke hp mu )
–  tgl berapa sms mau dikirim ( range nya dari tgl 27-31 Des )

Contoh:
contoh komenMaka sms yang terkirim :

‘HAPPY NEW YEAR.
Semoga tambah sukses‘

dia yg pduli dg mu,minta aku unt kirim pesan diatas.
nama: Lukman, ,no hp 081233445566

Oke guys. Semoga dapat kado sms dari saya ya. Buruan…..

Oya Happy New Year.

Kado Tahun Baru buat pengunjung blog doydan ; by Dody Yordan

Posted in RAGAM | Tagged , , | Leave a comment

SIAPAKAH YESUS?

Yesus disalib_lutheranYesus adalah orang nazaret yang disalib dan kemudian mati di golgota kira-kira 2000 tahun yang lalu. Seorang pejabat yang berwenang atas penyaliban itu adalah Pontius Pilatus, ia memutuskan agar di kayu salib Yesus tertulis INRI, yang dalam bahasa indonesianya ‘ Yesus orang nazaret, raja Yahudi’.

Siapa sesungguhnya Dia, Yesus, yang di salib di golgota itu?
Yesus adalah
1. Putra tunggal Allah Bapa di Sorga. Yesus adalah Tuhan dan sekaligus juga manusia. Dengan memakai pendekatan natur ( karena akal manusia terbatas untuk menjabarkannya), Yesus terdiri dari 2 natur, yaitu manusia dan Tuhan. Kedua natur itu tidak terpisahkan dan tidak saling meniadakan. 2 natur itu selalu ada setiap saat yang membentuk pribadi : Yesus Kristus.
Ia, Yesus, setara dengan Allah , yang kemudian mengosongkan diriNya untuk mengambil rupa seorang hamba manusia. ( baca Injil Filipi 2 : 5b-11 )
2. Yesus adalah jalan, dan kebenaran , dan hidup. ( baca Yohanes 14 )
Jalan satu-satunya yang benar, untuk hidup, yang artinya menuju sorga, adalah melalui Tuhan Yesus.
3. Yesus adalah Juruselamat.
Yesus lah penyelamat (saviour) manusia dari dosa-dosa. Barangsiapa tinggal didalam Yesus ( mengasihi Yesus) , ia akan selamat.
(baca Yohanes 3 : 36 & 5 : 24 ; Roma 8 : 1
Nanti Ia, Yesus Kristus , akan datang sekali lagi (untuk kedua kalinya). Dan saat itu Ia datang dengan segala kemuliaan dan kekuasaannya, disitu akan terlihat bahwa Ia , Yesus, adalah Raja segala raja dan Tuan di atas segala Tuan.
( baca Matius 24 : 27-30  ; Wahyu 19 : 11 – 16 ; Kisah para rasul 1 : 9 – 11  & 17 : 31 )

Akhirnya kini saya mengajak untuk kita percaya dan mengaku , bahwa :
Yesus adalah Tuhan Juruselamat, putra tunggal Allah Bapa di Sorga.
Amin.

SIAPAKAH YESUS? by Dody Yordan

Posted in Rohani | Tagged , , , , , , | 2 Comments

Saya siap nyapres 2014

    Dengan ini saya menyatakan diri ‘siap nyapres 2014’.

Saya yakin akan didukung oleh saudara saya… Karyawan saya.

Teman yang kenal sama saya.
Semoga pendeta juga akan mendukung.
Anjing dan kucing di rumah juga pasti mendukung kali.
Dan sebagai penggemar lagu2 karo, saya yakin orang2 karo juga mendukung. Sebagian temannya teman saya yang pecinta lagu rock, dangdut & pop bakal mendukung juga lah pastinya.
Kalau ada kendaraan politik yg mau menyokong saya, 100persen saya yakin menang.
Pokoknya modal utama saya yakin,
tolong jangan minta saya mengaca diri atau mengukur diri. Pokoknya saya cuman stel yakin,
yang penting yakin.saya kan orang bersih,tidak munafik, cuman memang belum pernah ke timur tengah ke negara penghasil minyak itu. Saya bisa membaca n menulis. Baca textbook kuliahan bisa. Baca kitab(segala jenis kitab) juga bisa,yang penting huruf romawi. Baca aja kan,gampang kalau baca doang.(gak musti paham isinya)
Saya tidak suka berpoligami. Istri satu aja masih cari belum dapat. Anti kawin siri.
Pokoknya keyakinan saya untuk menang sangat kuat.
Sekali lagi saya siap nyapres 2014. Jangan salah pilih di pemilu nanti. Pilih dengan bijaksana, jangan gelap mata, gelap iman, gelap harta.
Vote ‘doydan for better NKRI’.
Salam-bung-Karno :Indonesia bersatu karena harga diri dan bersatunya keragaman.

Saya siap nyapres 2014 ; by Dody Yordan

 

Aside | Posted on by | Tagged , , , , , , , | 2 Comments

Perbandingan head to head 2 sopir maut

Untuk edisi kali ini saya akan menyajikan data menarik  yaitu ‘Head to head’ perbandingan antara dua sopir maut yang memakan korban.  Yaitu Afriyani ‘supir xenia maut – Novi Amalia sopir berbikini / model teler.

Artikel ini dipindah ke FASATIMPO blog.

Terima kasih.

Posted in Otomotif | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Indonesia raya di kebaktian pagi 17 agustus 2012

Tadi pagi kebaktian di hari kemerdekaan RI. Jemaat yang datang sepi bener.

Kebaktian dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Mantap juga auranya. Sudah lama saya tidak menyanyikan lagu Indonesia.

Sempat merinding juga saat kumenyanyikan lagu itu. Ada…
->sensasi kekaguman kepada badan Gereja yang telah menggerakkan jemaat gerejanya untuk turut bangga dan mencintai bangsa Indonesia dengan cara menetapkan liturgis kebaktian HUT RI dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
->energi kecintaan kepada bangsa ini, walau selama ini tertutupi oleh keterpurukan bangsa dan oknum pemerintahannnya yang korup dimana mana.

Pagi ini ku diingatkan akan kasih anugerah Tuhan yang telah memberikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia. Ia memberikannya lewat penggerak massa , pendiri bangsa, Presidan RI pertama , bung Karno.

Semoga bangsa ini terus jaya ,semakin sejahtera bangsa dan rakyatnya. Mari gerakkan badan dan jiwa kita untuk terus bekerja sesuai peran masing2. Dan tetap bersatu.

INDONESIA RAYA[6]

I

Indonesia tanah airku,
Tanah tumpah darahku,
Di sanalah aku berdiri,
Jadi pandu ibuku.

Indonesia kebangsaanku,
Bangsa dan tanah airku,
Marilah kita berseru,
Indonesia bersatu.

Hiduplah tanahku,
Hiduplah neg’riku,
Bangsaku, Rakyatku, semuanya,
Bangunlah jiwanya,
Bangunlah badannya,
Untuk Indonesia Raya.

II

Indonesia, tanah yang mulia,
Tanah kita yang kaya,
Di sanalah aku berdiri,
Untuk s’lama-lamanya.

Indonesia, tanah pusaka,
P’saka kita semuanya,
Marilah kita mendoa,
Indonesia bahagia.

Suburlah tanahnya,
Suburlah jiwanya,
Bangsanya, Rakyatnya, semuanya,
Sadarlah hatinya,
Sadarlah budinya,
Untuk Indonesia Raya.

III

Indonesia, tanah yang suci,
Tanah kita yang sakti,
Di sanalah aku berdiri,
N’jaga ibu sejati.

Indonesia, tanah berseri,
Tanah yang aku sayangi,
Marilah kita berjanji,
Indonesia abadi.

S’lamatlah rakyatnya,
S’lamatlah putranya,
Pulaunya, lautnya, semuanya,
Majulah Neg’rinya,
Majulah pandunya,
Untuk Indonesia Raya.

Refrain

Indonesia Raya,
Merdeka, merdeka,
Tanahku, neg’riku yang kucinta!
Indonesia Raya,
Merdeka, merdeka,
Hiduplah Indonesia Raya.

Posted in RAGAM | Tagged , , | Leave a comment

What doesn’t kill you makes you stronger by Kelly Clarkson _ lagu yang luar biasa.

Lagu yang benar-benar luar biasa dari Kelly Clarkson. malam ini aku ingin sedikit menceritakan / membahas / menganalisa lagu ini. atau lebih tepatnya mengagumi lagu ini.

artikel ini dipindah ke FASATIMPO.

Posted in RAGAM | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kenangan akan perjalanan kerjaku

Baru-baru ini saya jadi pengen nulis tentang pengalaman kerja ku dari awal sampai sekarang ini. Ternyata membahagiakan juga mengingat kenangan dulu , bersama teman-teman di sana dan juga dunia kerja beserta segala isinya( intrik, karir, kerja keras, dampratan, capek, bonus dan sebagainya).
Kesempatan ini aku coba posting beberapa foto dari lokasi kerjaku. Karena keterbatasan materi saya tidak bisa untuk menceritakan kisah atau cerita mengenai kehidupan di masing-masing lokasi kerja. Namun hanya sebatas tentang lokasi dan perusahaan tempat kerjanya saja.

Saya memasuki dunia kerja pada akhir tahun 2003.
Diawali dengan berhasilnya saya bergabung ke PT Global Lintas Media (GLM). Ini adalah grup dari Kompas Gramedia. Mas Jono Ilham, manajer PSDM, yang cocok dengan saya dan akhirnya merekrutku.

Lokasi kerja pertama ku adalah di Toko Buku Trimedia Bookstore yang bertempat di Surabaya. Di sana saya sebagai Supervisor Penjualan.
Sehari-harinya area tugasku adalah di area depan. Foto di atas itu salah satu spot dari area depan toko Trimedia. Tampak di foto dari kiri ke kanan , rekan kami Iin, spv Yoyok, adm Dyah, spv Dody Y ( ini saya ya ).
Tampak buku-buku berserakan di lantai dan tertata rapi di meja display. Itu lah salah satu tanggung jawab dari pekerjaan ku disana. Memastikan buku-buku terdisplay dengan rapi.

Foto di atas itu adalah area back office dari Trimedia bookstore. Tampak di sana dari kiri, ada Sari, Lilis, Dody , spv ADM Evy, Dyah, Ony. Backoffice bukan area kerjaku, tapi musti sering-sering juga ke area ini kan di sana ada telpon, kas, gudang buku, dan interaksi dengan dept lainnya. Masa itu kami spv Penjualan tidak punya meja dan ruang kerja. Jadi saat itu kami numpang di ruang kasir besar ( Lilis ). Jadi sering rebutan komputer saat itu. Kalau pas dapat kerja shift siang , pada malam harinya kami spv berkuasa di backofis karena orang backofis sudah pada pulang.
Beberapa kali saya sendirian lembur sampai jam setengah sebelas malam, karena menghitung uang untuk serah terima besok pagi. Gelap , sepi dan capek. Kalau seram sih ,gak ada itu.🙂 Ada satu tim penjualan saya , sdri Sari. Kadang dia yang nemenin saya tutup toko, dia kasian lihat saya sendirian. Sari mengira saya takut ama hantu ( padahal enggak). Cuman sepinya itu yang gak saya suka.  Jadinya saya senang juga ditemenin olehnya.

Sedikit cerita saya tuangkan di sini. Satu paragraph ini saya persembahkan buat Sari.
Saya dan Sari cukup dekat juga. Dia banyak memberi saya support.
Kala di Trimedia, benar-benar masa yang berat buatku. Awal buka toko, kan banyak proyek2 ataupun kerjaan lain diluar job desk. Itu sudah membuatku lelah fisik dan pikiran. Ditambah lagi saya tiap hari di marahi sama bos saya. Kayanya wajah saya mirip dengan mantan bos ku itu kali ya, soalnya entah kenapa dia seperti gak suka lihat performku. Tiap ketemu, marah. Mau saya lawan tapi koq gak enak, akhirnya saya cuekin. Eh tambah keki lah dia samaku. Padahal orang pusat pada cocok lho lihat perform ku. Ditambah lagi saya cukup lama crash dengan bos Adm, karena masalah beda idealisme dalam hal sisdural kantor.
Itu semua yang membuat hari-hariku terasa berat. Nah, di situ Sari banyak membantu, baik kerjaan dan support moril.  Salah satu yang saya inget dari supportnya,
katanya, ” mas saya yakin kamu pasti sukses di luar sana kalau sudah keluar dari Trimedia”.
Dan dia pernah ungkapkan juga pendapatnya yang setuju atas sikapku saat aku tidak membenci lawan kerjaku saat disana, yaitu si bos Adm yang telah bertindak berlebihan kepadaku.  Pendapatku itu yang membuatku semakin yakin dan bisa untuk terus mengasihi lawan2 ku sampai saat ini.
Saat itu sih saya berpikir, orang Adm tidak bisa saya salahkan juga, karena dia terbentur dengan tanggung jawab dari tugas kerjanya. Tambah lagi ego tiap orang pasti ikut terbawa.
Sebenarnya banyak yang bisa saya ceritakan tentang Sari , eh Trimedia. Tapi karena ini post tentang perjalanan kerjaku keseluruhan, cerita Trimedia cukup di sini. Di lain kesempatan mungkin akan saya sambung di postingan khusus.

Saya di Trimedia Bookstore selama 2  tahun,2003-2005.  Karena pada maret 2005, kantor pusat dengan Acc langsung big Bos nya, pak Andi S, meng-acc surat mutasi saya. Di kantor pusat itulah , yang saya yakini sebagai awal kenaikan karir kerja saya. Itu awal tebakan dari Sari benar tentang kesuksesanku di luar Trimedia. Saya semangat sekali membaca surat mutasi kerja saya saat itu. Ke kantor pusat gitu lho. Dekat dengan para bos langsung, dan 5 hari kerja euy. Namun sayangnya saya berpisah dengan teman-teman di Trimedia.

Nah itu foto atas, adalah meja kerjaku di kantor pusat. Tepatnya divisiku adalah Divisi import, dengan produk utamanya adalah stationery dan buku. Saya yang pegang buku. Bos  saya disini pak Herman dan mba Regina. Kalau sama 2 bos ini kami fine-fine aja. Bahkan bisa dibilang dekat dan kompak. Bersama melawan ‘serangan’ dari toko dan divisi lain. Lokasi kantor ku ini , di gedung gramedia lt 4, jalan matraman raya jakarta. Waktu itu saya ngekos di sebrang matraman.

Setahun kemudian,dengan dibantu oleh bos ku, saya diangkat menjadi karyawan tetap. Tambah semangatlah aku, karyawan tetap… kan jadi tidak kepikiran lagi mengenai status kontrak kedepannya apakah lanjut atau tidak. 2 tahun saya di kantor pusat GLM ini.

Pada tahun 2007, terjadi akuisisi/merger antara Gramedia dan GLM. Beberapa tim kami berpencar. Saya ditarik oleh 2 bos saya ke Gramedia Pusat Pengadaan Impor.

Packing barang dilakukan secara masing-masing personil. Yang bersangkutan mengemasi dan mensortir barang-barang mana yang harus di bawa dan masih diperlukan di  tempat kerja baru.

Berikut meja kerjaku di Pusat Pengadaan Impor Gramedia ,

Di Pusat pengadaan impor, aku banyak berkembang secara personil,skill dan manajemen. Banyak tugas ku di sini. Aku menangani impor buku, penjualan keluar, bantu proses buku penerimaan buku saat rush musti keluar cepat. Tapi cukup stress juga di sini. Suasana kerjaanya tidak nyaman.
2 tahun aku di sini, sampai tahun 2009. Karena pada tahun 2009 saya memutuskan pindah ke Times Prima Indonesia. Sebelum pindah saya merasa gak enak sama mba Regina. Bos ku sejak di GLM pusat, sampai terakhir itu di PP import. Cukup sulit memahami karakter bos ku ini, pada tahun terakhir kerjaku lah aku baru bisa memahaminya. Namun sayang saya keburu harus berpisah kerja dengan beliau. Tepat 1 bulan sebelum aku menyampaikan surat resign , saya di percaya manajemen untuk menjadi MR ( manajemen representative,yang saat itu dipegang oleh pak Rela ) dan juga sekaligus penanggung jawab laporan KPI (key performance indikator, yang saat itu diemban oleh mba Regina).
Aku gak bisa bayangkan bagaimana bisa 2 tugas baru itu aku jalankan, yang mana tanpa itu saja saya sudah susah bernapas. Tanpa 2 tugas itu saya sudah kewalahan dengan multitasking selama ini. Memang merupakan kebanggaan saya dipercaya manajemen untuk pegang 2 tugas penting itu.  Masih muda , baru, dipercaya 2 tugas penting. Tapi mengingat kerjaanku sudah over, aku ngerasa gak sanggup.
Ya mungkin Tuhan tahu, aku lebih baik di tempat lain. Sehingga Times Prima Indonesia pada saat yang tepat itu menerima lamaran kerjaku. Pada saat yang tepat. Wui…thanks God. Aku gak tahu apa aku melarikan diri atau tidak, tapi sih jelas tidak, karena 3 bulan sebelum aku tahu tentang pengangkatan MR dan KPI itu aku sudah ajukan lamaran ke TPI. Tapi mba Regina merasa aku melarikan diri. Aku gak enak juga, karena aku tahu sendiri beliau juga jelas butuh bantuanku, dia kelabakan juga mengemban KPI itu. Tapi ya aku tahu yang terbaik buatku, aku harus keluar dari Gramedia. Di akhir-akhir masa kerjaku di sini, sebenarnya aku pun sudah mulai kurang cocok dengan kebijakan big boss div impor mengenai pembagian buku impor dan tugas-tugas lainnya.
Di saat acara perpisahan, seorang rekan kerjaku sdri Ine dari divisi lokal memberikan satu kata-kata. Aku mengingatnya sampai sekarang, karena pas betul yang dia ucapkan, sepertinya dia mengetahui pemikiran dan potensiku sekaligus dia menyindir petinggi Gramedia.
” mas Dody tepat sekali untuk pergi dari kantor kita ini, Gramedia terlalu kecil buat, kamu ”
Saya tersenyum mengingat itu, sejatinya saya yang jelas-jelas terlalu kecil buat gramedia. namun dia memang bermaksud sedikit menyindir gramedia yang kurang memerhatikan kesejahteraan karyawannya. Sayang memang, saat itu slogan ‘rajin malas sama saja’ sangat kentara sekali terasa sehari harinya.

Tepat pada bulan mei 2009, aku mulai bergabung dengan Times Prima Indonesia ( merupakan Grup dari Lipp0-Matahari).
Sekali lagi ini merupakan peningkatan karir yang kuraih. Dan bersama TPI aku mempertajam skill negosiasi & inventory manajemen.  Aku bergabung di divisi merchandising sebagai MD executive, posisi assisten manajer merchandising bagian stationery. Disini saya kompak sekali dengan bos ku manajer MD stationery, pak Toteng. Karena kompaknya kami, progress pertumbungan stationery bertumbuh cepat. Bos ini jago soal milih barang, dan saya support di belakang mengenai proses, surat menyurat, display dan sentuhan akhir. Sementara produk yang lebih khusus yang aku tangani adalah DVD, majalah, dan Locust produk (stationery dari singapore). Yang mana ini juga menurut saya mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Namun  , lagi-lagi saya tidak cocok dengan atasan, bos departemen MD kami di sini. Saya tidak cocok dengan caranya memimpin. Orangnya sih baik tapi tidak mengakomodir suara timnya sendiri. Dan saya lihat terkesan mencari muka dan selamat sendiri. Namun saya akui  ketidakcocokan itu karena salah saya juga, tidak bisa berkomunikasi dengan baik ke beliau. Saya terbawa ego saya sendiri, gak suka di atur.

Berikut meja kerjaku ya :

Itu mejaku pertama masuk di TPI. Meja darurat kalau saya bilang. Saya masih terpisah dari teman-teman di MD.

Ini baru mejaku di lokasi dept MD. lebih rapi di sini. dan nyaman. Di sebelah kanan saya pak Toteng. Sementara di belakang, ada sekatnya bos dept kami.

Akhir 2010, saya memutuskan berhenti dari TPI dan sekaligus berhenti dari dunia kerja kantoran. Saya hendak berwiraswasta.

Dan setelah melalui proses, akhirnya pada bulan 9 tahun 2011 tokoku selesai dibangun dan  mulai beroperasi.

Di situlah waktu ku kini sehari-hari. Enjoy banget. Aku bisa kerja sambil menuhin hobiku, baca buku. Sembari menunggu pembeli, aku habiskan waktu membaca.
Semua ilmu yang aku pelajari di dunia kerja aku terapkan di sini. Tanpa musti buang2 waktu dan energi untuk beradu pendapat terlebih dahulu dengan departemen terkait, aku tinggal laksanakan saja. Apa yang menjadi gagasanku dan metodeku, tinggal aku action dan terlaksana.
Aku banyak mendapat ilmu dunia retail dari kantor ku di gramedia. Dan kemudian ilmu MD dan negosiasi banyak aku dapat dari Times Prima Ind dan kursus yang pernah aku ikuti di LPPM jakarta. Semua itu aku coba terapkan sambil belajar langsung mengenai berbisnis nyata milik sendiri. Nuansanya sungguh berbeda.
Di sini bos nya ya aku. Karyawanku sementara ini baru satu. Big boss sih masih ortuku karena aku masih pakai tempat ini kan milik ortu.

Foto di atas; karyawanku sedang memeriksa kunci yang di beli oleh pelanggan. Kunci musti kami pastikan dulu dalam keadaan baik, sehingga kami tidak terima komplain bila ada kerusakan setelah barang keluar dari toko.

Saat aku mengingat semua dari awal kerja sampai sekarang, itu adalah satu rentetan yang tak terputus. Dulu mungkin aku tidak menyadari. Siapapun mungkin tidak menyadari kalau kita masih menjalani. Setelah melalui semua itu baru kita sadar dan bisa melihat lebih jelas.
Seandainya aku tahu itu saat itu semua terkoneksi, mungkin aku akan menjalani dengan lebih keras dan terarah untuk mewujudkan berwiraswasta ini, sehingga bisa lebih cepat aku memutuskan berwiraswasta. Tapi tidak ada yang kusesali. Semua itu kan masih mungkin tidak ada yang tahu.
Yang pasti, saat ini pekerjaanku adalah di sini. Di toko ku.

Kenangan akan perjalanan kerjaku ; by Dody Yordan

Posted in RAGAM | Tagged , , , , , , | 5 Comments

Tuhan ada sedekat nafas

Malam ini lagi-lagi terserang flu. Seperti yang sudah-sudah itu disebabkan karena ku terlalu lelah, baik fisik dan pikiran. Semalam aku dah sempat kuatir, karena kelamaan berolahraga. Walau sempat aku stop, kejadian juga dimana stamina ku drop, dan flu berhasil menyerang.

Selalu seperti gejala yang selama ini terjadi, malam ini pun demikian; jam 8-10 puncak flu mulai menyiksaku. Terbaring di tempat tidur, memaksa untuk terlelap walau telah dibantu satu tablet neozep, namun tak kunjung tertidur karena rasa tak nyaman dari hidung mampet.
Malam ini terasa lebih berat dari biasa, karena pikiranku sedang galau terpuruk perasaan dan beban pikiran. Ditambah pula siksaan gejala2 dari flu dan perasaan melo saat seseorang sedang sakit, membuatku mulai berpikir lepas kendali.

Satu detik saat itu ..terlepas perkataan dari hati , mulai mempertanyakan keberadaan  Tuhan.
“Tuhan apakah Engkau memang ada, kalau ada tunjukkan lah “, demikian hatiku berteriak.
Seketika itu juga, hidungku yang tadi memang mampet..kali ini bertambah mampet.. dan membuat ku makin susah bernapas lewat hidung. Dan aku pun mulai bernapas lewat mulut saja.
Susah tapi bisa; aku bertahan tapi kuatir; bertahan namun takut ; dan gila, aku panik; Never been like this before…. beneran belum pernah seperti ini.
Keringat dingin langsung mengucur di kening, leher dan sebagian badanku kupikir.
Begitu takutnya aku karena susah bernafas saat itu…
Bagaimana kalau saat itu saluran yang menghubungkan tenggorokan dan hidungku pun tersumbat oleh cairan flu yang entah bagaimana mampet disitu. Habis sudah alat ku untuk memompa oksigen ke jantung.
Bagaimana dengan orang tuaku yang histeris saat menemukan anaknya tergolek lemas di tempat tidur.
Bagaimana dengan pekerjaan-pekerjaan yang belum aku selesaikan.
Bagaimana dengan dosa yang belum aku minta ampun padaNya.

Aku begitu takutnya, dan panik. Ya itu tepatnya, panik. Aku tidak lagi mempunyai pegangan dan merasa benar2 mengkawatirkan kinerja tubuhku untuk bernafas. Selama ini aku yakin dengan kinerja tubuhku yang sehat, namun saat ini aku benar-benar tidak bisa mempercayakan tubuh ku untuk bisa diandalkan buat bernapas.

Aku memiliki tubuh yang sehat selama ini. Sakit yang kuderita selama ini hanyalah flu. Lebih dari itu tidak. Jadi flu sudah ratusan kali aku alami. Dan dengan gejala yang sama. Ratusan kali aku mengalami, mampet hidung dan bernafas hanya dengan mulut.

Namun kali ini, begitu aku melontarkan pertanyaan yang tidak sepantasnya itu, meragukan keberadaan Tuhan, rasa takut dan panik mulai menyerang. Dan seketika itu aku sadar Tuhan menegurku atau mungkin menjawab bahwa Dia ada. Dan aku merasakan Tuhan berkata,
‘ AKU didekatmu… bahkan aku mengawasi dan mengatur helaan napasmu, Doy’
‘ Tubuhmu bekerja atau pun gagal bekerja, itu karena Aku, Tuhanmu, memperbolehkannya’

Kemudian…yang aku ingat : sambil membaringkan badan menyamping menghadap ke kanan, ke arah tembok. Hatiku berujar doa, untuk mulai mengakui dan sadar…
‘Tuhan, engkau memang ada, aku tahu, dan maaf aku meragukan itu tadi.. meski itu pertanyaan karena aku frustasi, tapi memang aku salah.’
‘Engkau memang ada Tuhan.’
Dan dalam sekejap, aku mulai tenang, dan satu lubang hidungku mulai bisa menghirup udara. Betapa terasa longgarnya, bisa bernapas lewat hidung. Aku yakin ini bukan kebetulan.

Banyak pertanyaan diajukan orang, apa tanda atau bukti Tuhan itu ada. Salah satu jawaban yang banyak dipegang orang adalah: tampar pipimu dan kau merasakan sakit…sakit itu tidak bisa dilihat dan dibuktikan tapi bisa kau rasakan; itulah tanda Tuhan itu ada, tidak bisa dilihat tapi bisa dirasakan.
Dan masih banyak jawaban dari tiap-tiap orang yang berbeda.

Namun aku sendiri, kini memiliki jawaban sendiri,
‘Tuhan ada sedekat napasku’
‘Tiap helaan napasku naik dan turun, IA mengatur tiap seperseribu milisekon kerja napasku’

Dan jawaban itu aku peroleh setelah melalui pengalaman pribadi sendiri. Kini aku punya pengalaman pribadiku sendiri, akan pertanyaan apa yang membuktikan Tuhan itu ada.

Tuhan menghembuskan napas kehidupan saat manusia diciptakan. Dan bukan berarti setelah itu IA berhenti berperan. Seluruh tubuh manusia bekerjapun masih atas perkenananNYA. Ia mempunyai kendali dan wewenang atas kerja tubuh manusia, helaan napas kita pun termasuk dibawah wewenang dan kendaliNYA.

DIA adalah Allah Abraham, Allah Yakub, Tuhan kami Yesus Kristus, pencipta alam semesta beserta isinya. DIA begitu dekat dengan orang-orang yang mempercayaiNYA, dan janjiNYA adalah tidak pernah sekali-kalipun meninggalkannya, tak pernah sekalipun membiarkannya.

Tuhan ada sedekat napas ; by Dody Yordan

Posted in Rohani | Tagged , , , , , , , , , , , , , | 5 Comments